shutterstock_1580733952 (1)-min

TENTANG BIP

Gapai Masa Depan Sejak Awal

Geliat aktivitas ekonomi di Jawa Tengah dan sekitarnya telah mendorong permintaan lahan untuk basis produksi. Fenomena ini mendorong Intiland untuk kembali mengembangkan kawasan industri baru yang berkualitas melalui Batang Industrial Park – BIP di Batang, Jawa Tengah. Kawasan industri ini dirancang dalam rangka mendukung  pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan lapangan pekerjaan melalui menyediakan infrastruktur yang memadai dan memenuhi kebutuhan berbagai skala bisnis.

BIP menawarkan nilai investasi yang optimal bagi pemilik usaha. Tak hanya menghadirkan kavling industri dengan luasan bervariasi, melainkan juga bangunan pabrik siap bangun, pergudangan, dan area komersial untuk melengkapi kebutuhan industri.

LOKASI

BIP berlokasi di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

INFRASTRUKTUR DAN
FASILITAS

BIP menyediakan pendukung kunci untuk infrastruktur, fasilitas dan servis guna memfasilitasi operasional usaha secara jangka panjang

INNOVASI DAN KEUNGGULAN
DALAM PENGEMBANGAN LAHAN

PT Intiland Development Tbk

Intiland dengan bangga mempersembahkan portofolio pengembangan utama yang menjawab semua kebutuhan properti. Di antara perkembangan-pengembangan ini, kawasan industri membawa nilai sangat strategis dengan memenuhi permintaan pasar yang terus-menerus terhadap kawasan komersial.

Pengembangan kawasan industri merupakan wujud kontribusi Intiland terhadap perekonomian Indonesia. Kawasan industri memainkan peran strategis sebagai pusat nadi industrialisasi, produksi, dan perdagangan.

Sebagai bagian komitmen mencapai keunggulan, Intiland mengembangkan kawasan industri berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan, inovasi, dan layanan prima, sehingga memastikan mampu memberikan nilai secara optimal untuk saat ini maupun di masa depan.

AWAL DARI PERJALANAN

DCIM100GOPRO

Ngoro Industrial Park – NIP

Intiland menandai ekspansi kawasan industri melalui pengembangan Ngoro Industrial Park (NIP) di Mojokerto, Jawa Timur tahun 1991. Pada perkembangannya NIP, berkembang pesat dengan luasan kawasan hingga 470 hektare dan menjadi basis operasional untuk ratusan perusahaan terkemuka maupun bagi investor jangka panjang.

NIP terus berekspansi dengan meningkatkan ketersediaan lahan ukuran kecil dan sedang yang digunakan oleh bisnis di banyak sektor industri, mulai dari otomotif, manufaktur hingga barang konsumsi dan makanan & minuman (F&B).

BERINVESTASI DI
INDONESIA DAN JAWA TENGAH

batang industrial park

Alasan berinvestasi Indonesia

Politik

Sejak 2003, indeks stabilitas politik Indonesia telah menunjukkan peningkatan secara konsisten dengan nilai di tahun 2020 sebesar -0.50, lebih baik dibandingkan dengan India, Thailand dan Filipina, membuktikan Indonesia berhasil sebagai negara demokrasi yang masih relatif muda dalam menjaga stabilitas politiknya.  

Sosial

Social progress index Indonesia meningkat di 10 tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan per tahun di 1,14%, menjadi 69.49 di 2020. Hal ini juga terefleksi dalam Index pembangunan manusia sebesar 0,718, masuk dalam kategori pembangunan manusia tinggi, , diatas Filipina, Vietnam dan India.

Hukum

Disederhanakannya regulasi secara besar-besaran lewat Undang-undang Cipta Kerja menjadikan iklim berusaha dan investasi di Indonesia lebih baik bagi investor. Perubahan secara signifikan diantaranya proses perizinan yang lebih sederhana dan integrasi proses secara elektronik kedalam Online Single Submission (OSS).

Ekonomi

GDP Indonesia di tahun 2020 mencapai 1,058 triliun USD, tertinggi di Asia Tenggara dan berada di posisi 15 di antara negara lain di dunia. Dengan GDP per kapita di 2020 sebesar 3.870 USD, ekonomi Indonesia diprediksi untuk tumbuh melebihi 5% setiap tahunnya di 5 tahun kedepan. Hal ini tercapai karena komitmen Pemerintah untuk mengedepankan pembangunan infrastruktur penting untuk roda perekonomian berjalan lancar. 

Teknologi

Indeks Pembangunan TIK Indonesia 2020 mencapai 5,59, merefleksikan peningkatan di kesiapan akses dan infrastruktur TIK Indonesia (ICT readiness), tingkat penggunaan TIK, keahlian yang mencerminkan kemampuan yang diperlukan dalam implementasi TIK.

Lingkungan

Indonesia terus berkomitmen untuk menjaga keseimbangan lingkungan dengan mengeluarkan aturan dan menjalankan konsep pengurangan emisi dan aksi iklim dalam rencana pembangunannya, serta memainkan peran menuju pembangunan rendah karbon dan ekonomi hijau serta berkelanjutan.

Batang Industrial Park (BIP) adalah kawasan industri berkelanjutan yang terletak di Jawa Tengah dengan total luas pembangunan 500 hektar. Proyek Batang kawasan industri – BIP dikembangkan oleh PT Intiland Development Tbk (DILD:IDX), salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia.

Lokasi utama Kawasan Industri Batang – BIP dipilih karena berbagai alasan. Terletak di daerah perbukitan yang menyajikan pemandangan alam hijau kepada pengunjung. Hal ini sekaligus meminimalisir risiko kebanjiran pada proyek batang kawasan industri, memastikan stabilitas operasional dan produktivitas sepanjang tahun. Lokasi yang strategis dari Kawasan Industri Batang menyediakan konektivitas yang luas dan saling terhubung terhadap transportasi dan logistik.

AWAL DARI PERJALAN

Proyek Batang kawasan industri merupakan proyek kawasan industri kedua yang dikembangkan oleh Intiland. Intiland memulai pengembangan kawasan industri dengan membangun Ngoro Industrial Park – NIP pada tahun 1991. Sejak itu, NIP telah berkembang pesat menjadi basis operasional yang berkembang untuk mendukung bisnis di berbagai sektor.

Berjalannya waktu, situasi  bisnis telah mulai berubah dan saat ini lonjakan kegiatan ekonomi di Jawa Tengah telah mendorong permintaan baru untuk pengembangan basis produksi. Bergantung pada kawasan industri dari daerah diluar provinsi untuk produksi barang hanya akan menghambat pertumbuhan ekonomi bagi banyak pemilik usaha. Intiland menyadari permasalahan ini dan mengembangkan Kawasan Industri Batang – BIP untuk memecahkan masalah tersebut, baik bagi bisnis lokal maupun nasional. Hal ini juga turut mengangkat kondisi perekonomian daerah sekitarnya.

Rencana pengembangan proyek Batang kawasan industri BIP dibagi menjadi dua tahap. Pada Tahap 1, pembangunan dilakukan di atas lahan seluas 287 hektar dan sudah siap jual dan tahap 2 seluas 213 hektar sedang dalam pengembangan. Dalam waktu singkat, total 500 hektar lahan Kawasan Industri Batang akan selesai sepenuhnya dan siap digunakan.

Proyek Batang Kawasan Industri –  BIP menyediakan banyak pilihan kavling industri, bangunan pabrik siap pakai, gudang, dan ruang untuk area komersial. Setiap produk Kawasan Industri Batang dibangun untuk memenuhi kebutuhan pemilik bisnis dan investor yang beragam. Dengan pilihan bangunan untuk berbagai macam penggunaan, memungkinkan para pemilik bisnis untuk mengelola seluruh proses bisnisnya mulai dari produksi, perakitan, penyimpanan, dan juga transportasi hanya di kawasan industri Batang.

KONSEP KEBERLANJUTAN

Konsep keberlanjutan merupakan landasan utama pembangunan Proyek Batang kawasan industri. Desain yang berkelanjutan membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, serta mendukung pelestarian lingkungan. Konsep tersebut membawa keuntungan jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung.

Penerapan konsep keberlanjutan di Kawasan Industri Batang ditunjukkan di setiap aspek kawasan. Dimulai dengan mengembangkan kawasan ramah lingkungan, proses industri bersih, sistem pengelolaan air yang ketat, dan rencana pengolahan air limbah yang efektif. Setiap langkah dilakukan untuk menjaga keseimbangan dengan alam sekitar.

PT Intiland Development Tbk 

Intiland adalah pengembang real estate terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 45 tahun. Tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1991, Intiland dikenal sebagai trendsetter dan inovator di industri properti Indonesia. Selama bertahun-tahun, Intiland telah mengembangkan beberapa bangunan paling ikonik di tanah air seperti dua menara perkantoran andalannya di Jakarta dan Surabaya yang dirancang oleh mendiang Paul Rudolph, dan The Regatta, sebuah kondominium mewah tepi laut di Pluit, Jakarta Utara, yang dirancang oleh Tom Wright. (dari Burj Al Arab ketenaran). Pengembangan wilayah administratif utamanya di Surabaya, Graha Famili, telah menjadi salah satu lokasi yang paling bergengsi. 

Saat ini, portfolio real estate Intiland yang terdiversifikasi meliputi kota perumahan, menara perkantoran, apartemen bertingkat tinggi, perhotelan, kawasan industri serta manajemen klub olahraga dan golf. Intiland bertujuan untuk menjadi pengembang properti dengan konsep gaya hidup yang terkemuka di Indonesia. Selain berhasil membangun sejumlah proyek prestisius, Intiland juga proaktif dalam upaya pengembangan industri dan komitmen sosial. 

Intiland merupakan salah satu corporate founder Green Building Council Indonesia dan juga bertanggung jawab atas Intiland Teduh, sebuah program untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang layak. Intiland telah menjadi pengembang properti gaya hidup terkemuka. Intiland adalah salah satu pengembang pemenang penghargaan dengan berbagai penghargaan nasional dan internasional, seperti The Best Indonesia Property Developer dari PropertyGuru Asia Property Award, Top 10 Developers dari BCI Asia, 50 Best Public Company dari Forbes Best of The Best Awards , dan Top 50 Mid Cap Public Listed Company dari The IICD Corporate Governance Awards.